15 Kerajaan Islam Pertama Di Indonesia Dan Peninggalannya

Kerajaan islam pertama di Indonesia cukup banyak jumlahnya, dengan raja dan juga penduduknya yang memeluk agama islam. Apa saja nama kerajaan-kerajaan tersebut? Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan daftar lengkap nama-nama Kerajaan islam pertama di Indonesia. Semoga membantu!

Kerajaan islam pertama di Indonesia

Kerajaan Islam Pertama Di Indonesia

1. Kerajaan Perlak

Kerajaan Islam ini berdiri tahun 840 sampai 1292. Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah adalah sultan pertama yang berkuasa sampai 864. Kerajaan ini kemudian bergabung dengan Kerajaan Samudera Pasai pada tahun 1292.

2. Kerajaan Samudera Pasai

Kerajaan Samudera Pasai juga dikenal sebagai Samudera Darussalam yang ada di Pulau Sumatera. Didirikan pada tahun 1267, kerajaan ini Berjaya pada masa kepemimpinan Ratu Naharsyisyah. Namun, adanya perang saudara dan datangnya portugis menjadi pemicu mengapa kerajaan ini runtuh.

3. Kerajaan Aceh

Adalah kerajaan Islam di Sumatera, dibentuk tahun 1496 dengan Sultan Ali Mughayat Syah sebagai sultan pertama. Runtuhnya kerajaan ini akibat Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah harus menyerahkan diri pada penjajah belanda tahun 1903.

4. Kerajaan Demak

Adalah kerajaan Islam yang terbesar di Jawa. Kerajaan ini disebut sebagai turunan Kerajaan Majapahit yang berdiri tahun 1475, namun runtuh pada tahun 1554. Masa pemerintahan kerajaan ini tergolong singkat, namun cukup berpengaruh dalam penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Kerajaan ini cukup Berjaya, namun runtuh ketika Arya Penangsang yang menjadi raja tewas di tangan Sutawijaya, anak angkat Joko Tingkir yang melakukan pemberontakan karena perebutan kekuasaan.

5. Kerajaan Pajang

Kerajaan di Jawa Tengah dengan Joko Tingkir sebagai raja pertama. Kerajaan ini berdiri tahun 1548, namun kemudian pemerintahan menjadi runtuh karena tidak ada penerus kerajaan.

Kerajaan Islam Tertua Di Indonesia

Sedangkan beberapa kerajaan islam tertua lainnya yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Kerajaan Mataram Islam

Kerajaan islam ini sebagai hadiah Ki Ageng Pemanahan setelah mengalahkan Arya Penangsang. Sultan Agung adalah nama pemimpin yang terkenal di kerajaan ini. Kerajaan pun mengalami kemunduran ketika terjadi pergantian kepemimpinan.

2. Kerajaan Cirebon

Dikenal juga sebagai Kasultanan Cirebon di Jawa Barat. Pada tahun 1479, Sunan Gunung Jati pernah menjabat sebagai Sultan Cirebon II setelah menggantikan jabatan Pangeran Walangsungsang.

3. Kerajaan Banten

Letak kerajaan di Pasundan dan dipimpin oleh Sultan Maulana Hasanudin pada tahun 1526. Sultan Agung Tirtayasa menjadi sultan yang membuat kerajaan Banten Berjaya. Kerajaan menjadi runtuh akibat perang saudara.

4. Kerajaan Kutai Kartanegara

Masa pemerintahan kerajaan ini adalah dari tahun 1300 sampai 1325 dengan raja pertama, Aji Batara Agung Dewa Sakti. Tuan Tunggang Parangan sangat berpengaruh karena membawa nilai-nilai ajaran Islam didalam kerajaan tersebut, sehingga raja menjadi mualaf.

5. Kerajaan Maluku

Berdiri pada tahun 1257, kerajaan ini memiliki kekuatan di bagian militer dan hasil rempah. Tidak heran jika menjadi Kerajaan Islam terbesar di Maluku.

6. Kerajaan Tidore

Kerajaan di tanah Maluku yang berdiri sejak 1081. Kerajaan ini runtuh karena pihak imperialism barat mengadu domba para pemimpinnya.

7. Kerajaan Malaka

Kerajaan yang berdiri padatahun 1405, namun kemudian runtuh karena invasi portugis di tahun 1511.

8. Kerajaan Gowa

Kerajaan ini berdiri sejak tahun 1300 hingga 1946. Tumanurung adalah sultan pertama kerajaan tersebut, sedangkan Sultan Hasanuddin adalah nama sultan yang termasyur di kerajaan ini.

9. Kerajaan Banjar

Berdiri sejak 1520 sampai tahun 1905, kerajaan ini dipimpin pertama kali oleh Sultan Suriansyah. Agensi militer dan pertanian menjadikan kerajaan tersebut meraih masa kejayaannya. Namun, campur tangan Belanda menjadi penyebab runtuhnya kerajaan tersebut.

10. Kerajaan Buton

Letak kerajan Buton di Sulawesi Tenggara dan berdiri ketika Raja Mulae Sangia Gola menjadi mualaf. Saat ini, kerajaan dipimpin oleh La Ode Muhammad Izat Manarfa.

 

 

Leave a Reply

error: Ooppsss ... Hayoo ... Mau Ngapain